Cheerleader Van Lith “Harlotz-D” Apa kabar?

•December 8, 2010 • Leave a Comment

sekilas, tanpa sengaja ku melihat kembali file foto-foto masa SMA…

hingga masuk ke file semasa “Cheerleader”.

Pada saat itu tahun 2000, di SMA berasrama itu, cheerleader belum menjadi kegiatan aktif di sana (pernah ada, kakak kelas 1 tahun di atas kami. Tetapi saat itu terbilang tidak terlalu jelas disebut cheers atau dance)

Cheerleader bisa diartikan aktivitas fisik, olahraga kompetitif, menggunakan rutinitas terorganisir, yang biasanya berkisar antara satu sampai tiga menit, berisi komponen jatuh, tari, melompat, sorak-sorai, dan merupakan menghibur pada tim olahraga di permainan atau untuk berpartisipasi dalam kompetisi.

Akhirnya, saat obrolan santai sewaktu istirahat siang dengan beberapa teman, nekatlah kami membentuk tim cheerleader SMA Pangudi Luhur Van Lith.  Dengan nekat,  mengajak beberapa rekan lain serta adik kelas yang sekiranya punya niat, berani dan mampu..

Tidak mudah saat itu, banyak pihak yang harus di beri penjelasan: suster asrama, kepala sekolah, ketua asrama, ketua angkatan dll. Karena, di SMA itu cukup banyak hal-hal modern yang sengaja tidak bisa diikuti..

Pandangan yang muncul paling berat adalah dari pihak pimpinan asrama putri yang notabene biarawati. Karena menurut beliau, cheerleader pasti akan menggunakan pakaian seksi, minim dengan gaya-gaya yang menggoda….ha.ha..ha…..

Iya, hal ini memang menjadi tanda seru bagi beliau, karena sehari-   hari saja aturan yang wajib kami ikuti: rok sekolah kami 1 jengkal dibawah lutut, baju ngga boleh berbentuk tubuh, kalo keluar asrama (bahkan ke warung depan, harus pakai celana dibawah lutut), kalo dikunjungi orang pun baju harus sangat diperhatikan…..

Tapi saat itu, tanpa putus asa…..

Kami  akhirnya berhasil membentuk sebuah team Cheerleader (VL 9 dan VL 10) dengan anggota sekitar 14 orang.

Mulai dari latihan, berkreasi berbagai gaya, membentuk piramid, latihan saling topang, dll

Seorang dari tim pun (Tori) , mulai berkreasi sebuah kostum dengan tetap menjaga aturan-aturan yang ditetapkan oleh suster kepala….

Dengan uang pribadi masing-masing (karena saat itu pihak sekolah belum menyetujui penuh keberadaan kegiatan ini), kalo tidak salah 1 orang @ Rp.100.000 . Kami membeli semua keperluan, mulai dari bahan baju, dekker, bahan pompom..Untuk kostum pun, karena biaya yang minim, kami menjahitkan ke anak-anak SMK jurusan menjahit di Magelang. Dengan naik angkot, membawa kain untuk kostum, berempat kami mencari SMK itu, dari situ kami kepasar mencari keperluan lainnya ..ppffuufff…melelahkan memang…

Saat itu, begitu bulat tekad & semangat ada di setiap jiwa anggota cheers ini. …latihan pun makin dimaksimalkan, karena menjelang perform pertama kami. yaitu di LUSTRUM 2 SMA Pangudi Luhur Van Lith 17 Mei 2000

Sebelum perform ke publik , satu kewajiban yang wajib kami lakukan ; menunjukan kostum dan gerakan kepada suster asrama dan ketua angkatan / asrama…

Akhirnya:

* kostum lolos sensor, roknya selutut, lengan tertutup

* gerakan lolos sensor , energik, girly tidak ada gaya-gaya menggoda…

ha.ha.ha…..seru dan lucu kan….

Oh iya, dalam persiapan perform ini, kami terbilang agak sembunyi-sembunyi dari beberapa pihak, karena kami ingin membuat kejutan dan membuat pihak yang masih menentang percaya bahwa kegiatan ini sangat bagus, mengutamakan energik dan tetap menjaga ketentuan dari sekolah yaitu berbaju sopan …

Finally…..Puji Tuhan…

Saat perform tiba, dan saat itu…..semua mata kagum terpesona, banyak pihak penentang tidak percaya, dan semua begitu tercengang dengan gerakan, piramid-piramid dan akrobatik dalam perform ini…dan begitu puasnya kami bisa membuktikan bahwa “ini total & bakat”

Pihak kepala sekolah, menyatakan dirinya sangat menyesal dan minta maaf, karena awalnya kurang mendukung dan tidak bisa mensupport dana….

Tetapi, puji Tuhan, akhirnya kegiatan ini selanjutnya diijinkan…dan terus ada sampai saat ini di SMA Pangudi Luhur Van Lith… :)

Senang sekali semasa 2 tahun bisa menekuni cheerleader  ini bersama HARLOTZ-D.

HARLOTZ-D yang merupakan singkatan nama-nama anggota pertama (yang bisa dikatakan perintis) ….

H  = Hesti, Helmi

A  = Ariestien, Ayu

R  = Rosa, Ririh

L  = Lia, Liza, Floren Lina

O  = Odeil

T  = Tori, Tina

Z  = Zita

D  = Dewi, Dora

Terima kasih khusus; Kapten kami  Dora , juga Lia , Tori….kita semua dan seluruh tim berjuang u/terbentuknya Cheerleader SMA Pangudi Luhur Van Lith “HarlotzD”….Dan pastinya kini, cheerleader disana makin bagus dan hebat dibanding jaman kita saat itu…

Lalu, yang jadi pertanyaan sekarang…apa kabar kalian semua???? :)

Teruntuk si Gadis Kecil

•August 18, 2010 • Leave a Comment

Pagi hari, tidak sengaja melihat sebuah potongan kertas kecil, agak lecek dan sudah berubah warna menjadi kecoklatan

“Teruntuk Gadis Kecilku”

Akhirnya aku memberikanmu bunga, sesuai seleramu kan, bukan yang berwarna merah.

First of five years

He…walaupun its not my tipe..tapi tak apalah. kalau kupikir jarang sekali kan aku menghadiahimu sesuatu, membuat surprise atau apa. Karena aku tahu, tanpa ku lakukan itu semua, kamu pun sudah sangat menyayangi aku.

Entah…baru kali ini denganmu aku merasakan perasaan yang sangat dalam, susah terungkapkan, unspeakable, begitu merasa takut kehilangan.

Memang aku jarang mengubar kata-kata sayang untukmu, tapi coba sesekali pandang mataku, disitu ada jawabannya.

Terima kasih, hadirmu adalah anugerah. Tuhan sungguh sayang sama aku, boleh mengenalmu, betapa besar kasihmu, senyummu, tingkahmu, selalu mengingatkanku tuk tak lupa tersenyum.

Ingatkan aku bila menyakitimu, karena bukan mauku sesungguhnya.

Thanks for everything

You’re my INSPIRATION, with you my life have a great PASSION and day by day always try a new CREATION , through our relation

14 Februari 2006

Cerita SMA, disaat rindu menghampiri….

•July 28, 2009 • 4 Comments

6SMA berasrama…yah 3 tahun aku merasakan hidup disana..
SMA Pangudi Luhur Van lith…tidak disangka..hitung mundur, ternyata sudah sekitar 7 tahun aku meninggalkannya…

Meninggalkan SMA Van Lith = meninggalkan pola hidup yang 3 tahun dinikmati disana

Sebenarnya salah, bila dikatakan pola hidup itu ditinggalkan…bahkan sepertinya harus selalu dibawa dan diaplikasi dalam hidup dalam kedewasaan kita..
Pola hidup: disiplin, sederhana, membantu orang kecil & susah, persaudaraan, berbagi

Sebenernya sangat indah….tapi ketika mengalami disana, sempat aku merasa..itu hanya formalitas, monoton, aturan yang kaku, huh….sangat menyebalkan….

Tapi, kenapa malam ini aku rindu suasana itu…

brand newPagi hari
pk.04.30 harus sudah bangun, dengan suara bel yang memekak telinga..Tanpa diperintah, semua sudah tahu apa yang harus dilakukan. Langsung bergerak, ada yang bersih-bersih jendela, menyapu, mengepel, menyiram tanaman..Bagi yang tugasnya ambil makan (refter) atau cuci piring, biasanya langsung mandi..Maklum dengan kamar mandi yang harus antri juga, maka harus janjian siapa urutan yang mandi…

pk.05.30 semua sudah siap untuk menuju gereja…agak jauh si dari asrama putri…Berangkat ke gereja, dengan kondisi matahari masih mengintip sedikit…udara kota Muntilan yang sangat dingin..tetap semangat kami berjalan, dengan dipeluk jaket yang cukup tebal, sambil bermain mengeluarkan uap dari mulut..
Di gereja, banyak tingkah yang bisa menjadi pemandangan di pagi hari, ada yang :
- kyusyuk mengikuti misa
- clingak-clinguk cari pasanganya yang kebetulan anak asrama putra..klo udah ketemu, senyum-senyum sendiri
- ngerumpi, ngobrol ngalor ngidul
- sambil belajar, karena hari itu ada ulangan
- pindah lokasi tidur…biasanya selalu cari tempat paling belakang..
- yang paling bernasib sial, bila duduk dekat suster atau bruder….karena tegang ..harus mengikuti misa kyusyuk..meski berpura-pura..ha..ha.ha..

Setelah misa selesai…
semua siswa segera buru-buru kembali ke asrama…yang bertugas menyiapkan makan, harus pulang lebih awal, karena harus mengambil sarapan dari dapur asrama untuk dibawa ke unit masing-masing..

Sarapan pagi
Kami terbiasa cepat menikmati sarapan pagi…karena pk.07.00 sudah masuk sekolah…
Sekitar 5 – 10 menit, sarapan harus selesai dinikmati…Rekan yang bertugas mencuci piring, dengan sigap langsung mencuci piring…

Bersiap ke sekolah
Karena sebelum ke gereja, biasanya kami sudah menggunakan baju sekolah….jadi hanya menambahkan sedikit dandanan saja dan menyiapkan segala keperluan untuk dibawa..lalu segera berangkat ke sekolah..

5Cerita di sekolah
pk.07.00 – 13.20 adalah waktu di sekolah…
waktu yang cukup panjang, dengan istirahat hanya 30 menit…
Klo ngga salah, total ada 8 jam pelajaran yang harus kami terima….

Meski terkadang di sekolah berat sekali pelajaran yang harus diterima, bahkan ditambah ulangan yang sering tidak hanya 1…kami warga Asrama putri senang ….karena disekolahlah ajang bertemu dengan penghuni asrama putra….
Di kelas, penuh warna…interaksi dengan para lelaki baru gede…ada yang nakal, cool, lucu, pendiam, tukang tidur, misterius, agak culun, macho, dan berbagai karakter lainnya…

3Bila saatnya istirahat, beragam tujuan didatangi: ada yang langsung nongkrong di kantin sambil ngambil berbagai makanan tanpa bayar, ke perpustakaan, ke lapangan untuk basket, duduk-duduk di depan kelas, atau bahkan yang pacaran mencari tempat yang asik untuk berduaan…ha..ha..ha…

Sampai akhirnya waktu pulang sekolah…huhhh…
siswi-siswi langsung menuju Asrama putri, siswa langsung ke asrama putra…biasa dengan terburu-buru..karena perut sudah keroncongan….
uppsss tetapi ada yang tidak terburu-buru…biasanya yang pacar-pacaran…Kita akan melihat pemandangan si putri pulang ke asrama diantar si putra…sambil menikmati perjalanan yang sebenarnya bisa dilalui 5 menit..karena bersama doi jadi bisa 15-10 menit….

Makan siang..
Waktu yang seru…biasanya makannya porsinya banyak…hi..hi..hi..
Makan siang, sambil ngobrol dengan teman-teman, apa yang terjadi hari ini di kelasnya…atau ada gosip terbaru apa..atau betapa susahnya ulangan hari ini..dll

Waktunya tidur siang.
ini hukum wajib lo diasrama…klo ngga tidur..atau tidak ada di ruang tidur, bisa kena hukuman dari suster.
Tidur siang adalah waktu yang berharga untuk kami…sedikit istirahat, karena di sore harinya kami harus pergi kesekolah lagi ..ada kegiatan yang wajib kami ikuti
Tidur 30menit – 1 jam cepat sekali rasanya….lalu kami harus segera bangun, mandi dan bersiap kembali ke sekolah….

Sekolah sore..
pk. 15.30- 17.00 kami harus kembali ke sekolah…dengan rutinitas beberapa kegiatan yang wajib diikuti setiap harinya senin – sabtu : sidang akademi, wawasan kebangsaan, ekstrakulikuler seni/ olahraga, dll (duh agak lupa nih)

pk. 17.00 – pk. 18.00
Wah ini dia waktu yang cukup santai..sepulang kegiatan…adalah waktu bebas..ada yang langsung pulang keasrama karena ingin menikmati snack yang disediakan lalu mencuci/ menyetrika pakaian, yang punya pacar biasanya ini waktu pacaran, atau nongkrong-nongkrong di warung sekitar sekolah dan asrama sambil lirik-lirik dan terbar pesona dengan yang lewat..atau yang religius biasanya berdoa di kerkop..(kerkop: kuburan pemimpin agama katolik dengan nuansa makan eropa yang nyaman)

Bel pk.18.00
Waktunya belajar…
suasana asrama akan langsung berubah menjadi tenang….karena semua penghuni fokus belajar…meski tidak mau belajar..pokoknya harus tenang…dan posisi duduk di ruang belajar…

pk.19.00-20.00
suasana asrama langsung berubah total…jadi rame dan klontangan…ha..ha..ha..
waktunya makan malam…dan melakukan segala hal bebas…ada yang nonton TV ( TV untuk rame2 penghuni asrama) ..ada yang nyuci, nyetrika, beberes keperluan pribadi, atau ngobrol-ngobrol dengan teman …yang paling lucu..kesempatan yang 1 jam ini berguna juga untuk pacaran….siswa asrama putra sempat-sempatnya ngacir ke asrama putri, meski sebentar aja melihat kekasih menjadi semangat tersendiri untuk belajar …(sayang aku tidak lama merasakan pacaran di Van Lith, karena saat itu dia sudah lulus. Jadi kurang bisa cerita dahyatnya cari-cari waktu pacaran di SMA)

20.00-21.00
waktunya belajar lagi…

21.00 – 22.00
4Saatnya doa bersama…seluruh penghuni asram fokus dengan completa, ibadat di kapel, rosario, dll tergantung jadwalnya…dan bagi yang bertugas memimpin biasanya sudah duduk paling depan…
Yang males-malesan atau sudah ngantuk biasanya pilih duduk di tengah-tengah, supaya bisa tidur sambil duduk…dalam keadaan ini posisi di belakang dihindari, karena suster pasti mengawasi dari belakang…he..he..he..

Selesai ibadat
waktunya tidur…..bagi yang masih mau belajar hanya ada kesempatan sedikit..atau bila mau tetap belajar sampai subuh (karena ulangan yang banyak) harus ngumpet-ngumpet dan terpaksa belajar dalam kondisi lampu agak remang di kamar tidur…

aahhhh…buat aku, Waktunya tidur = surga di VanLith

Bersyukur sekali, 3 tahun bisa menikmati kehidupan unik seperti itu….berpengaruh untuk hidup, dan cara pandangku…
aku punya banyak sahabat bahkan sudah seperti saudara…dan tentunya sahabat hati sampai saat ini…

satu lagi istilah khas diVan Lith, yang mungkin sekilas bisa menggambarkan kehidupan selama 3 tahun : kelas 1 sebagai rakyat jelata, kelas dua bagai raja, kelas tiga bagai dewa…

Malam ini aku begitu merindukan masa-masa itu lagi: udara dingin kota muntilan, bangunan khas belanda di aula sekolah, bangun subuh, tidur, makan, ganti baju di ruangan dengan kapasitas rame-rame 20 orang….

Terima kasih Van Lith..

Bijak guna Kertas untuk hutan Sumatera

•June 26, 2009 • Leave a Comment

IMG_4846 Mei 2009, Jamaica Café yang digawangi Anton, Hekko, Bayu, Michael, menyebarkan rasa cinta dan kepedulian untuk hutan Sumatera dengan mengajak pengunjung di Pluit Village bernyanyi, dan ngobrol-ngobrol.

 

“Anton”, salah satu personil Jamaica Café mengatakan, hutan Sumatera sangat cantik dan bernilai, tetapi kini Kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh kebakaran hutan, pengalihan guna lahan hutan menjadi non-hutan, pembalakan liar, serta ancaman pemanasan global menjadi tekanan-tekanan yang dihadapi oleh lingkungan di Sumatera. Ancaman-ancaman tersebut merupakan ancaman terbesar bagi masyarakat yang tinggal dan bergantung pada alam Sumatera.

Kami mendukung kampanye WWF-Indonesia, disini kami ingin meningkatkan kesadartahuan dan menggalang dukungan dari banyak pihak dalam membantu usaha konservasi lingkungan di Pulau Sumatera, ngga susah kok buat kita orang kota, dengan hemat menggunakan kertas, kita mendukung Save Sumatra kata Hekko. Di akhir acara masing-masing personil membagikan tips gaya hidup hijau yang sudah mereka lakukan, diantaranya: print materi yang perlu di print, gunakan notes bolak balik, pilih produk yang menggunakan kertas daur ulang. © teresiaprahesti/2009

Jamaica Cafe & WWF-Indonesia team

Jika Bumi Bisa Bicara

•June 24, 2009 • Leave a Comment

“Kering sudah tanah pertiwi, kubersedih. Angin dingin tiada mengalir, kuberpikir apa yang terjadi. Kucoba dengarkan hati jika bumi bisa bicara, kutahu ia akan bertanya sampai kapan kau hanya terima tanpa bisa memberi,

itulah sepenggal lirik lagu Jika Bumi Bisa Bicara dari Katon Bagaskara dan Nugie yang pada 1 Mei 2009 mengalun di Summarecon Mal Serpong.IMG_4627

Backdrop2Melalui lagu ini, Katon Nugie menggugah masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Semua hasil dari ring back tone ini yang seharusnya menjadi royalty Katon Nugie, akan disumbangkan untuk pemulihan lingkungan melalui WWF-Indonesia “ kata Katon. Sekarang, saat nya, kita mengekspresikan dukungan kita untuk bumi dengan ikut download RBT

(info download http://www.earthhour.wwf.or.id/nadaSambung.html

in moving On Line Shopping

•October 9, 2008 • 2 Comments

  Online shopping bukan cara belanja yang baru. Cara ini sudah lama ada. Hanya untuk di Indonesia, cara ini memang belum begitu familiar..Alasannya, masih banyak yang merasa cara ini seperti membeli kucing dalam karung, dimana kita tidak bisa melihat, mengecek dan menyentuh langsung barang yang ingin kita beli.

Tetapi, seiring perkembangan elektronik, internet, kesibukan, budaya instant, dan ngga mau repot, kini mulai banyak orang terjun ke dunia online shopping. Mulai dari pengusaha yang membuat sistem ini bagi usahanya, dan konsumen yang merasa ini adalah cara belanja yang nyaman.

Bagi pemilik usaha, sistem online ini awalnya memang memerlukan modal yang mahal dan tidak mudah, mulai dari beli domain, urus paypall, harus kerjasama dengan beberapa pihak lain untuk design website dan mengatur sistem pembayaran serta konfirmasi juga data base yang masuk..Awal yang rumit dan maha, tetapi ketika sudah berjalan, biaya yang diperlukan lebih untuk pembiayaan internet, listrik dan mungkin sedikit tambahan biaya-biaya lain.

Bagi konsumen, online shopping sangat mudah buka internet, pesan, lakukan pembayaran via transfer, lalu tinggal tunggu barang sampai dirumah. Tetapi kelemahannya kita tidak bisa mengecek kondisi  keseluruan produk yang kita beli. Sangat bagus bila tempat kita membeli menerima barang ditukar bila ada yang rusak. Kalo tidak ada sistem seperti itu, ya kita harus terima barang yang sudah dikirim dan sampai ke kita.

Saat ini, PandaShop WWF-Indonesia sedang mencoba menyusun strategi online shopping untuk pembelian merchandise WWF sebagai upaya donasi untuk konservasi. Sebelumnya, WWF PandaShop sudah  menerima pemesanan via email. Tetapi masih belum membuat customer nyaman, karena customer harus menunggu kabar dari WWF barangnya ada atau tidak. Lalu transfer uangnya, lalu mengirimkan bukti transfernya via email / fax..cukup rumit..

Kedepannya, dengan sistem total OnLine Shopping, diharapkan customer merasa mudah, nyaman dan aman membeli merchandise WWF secara online. Mereka tinggal bertransaksi lewat internet, transfer pembayaran, mendapatkan konfirmasi dari kami, dan barang sesegera mungkin sampai ditangan customer.
Selain memaksimalkan sistem ini, tidak lupa quality control  merchandise WWF juga tetap maksimal..Sehingga diharapkan tidak membuat customer yang sudah turut berdonasi untuk konservasi tidak kecewa.

Merchandise WWF bisa dilihat di: www.wwf.or.id

Jakarta sepi lalulintasnya

•October 8, 2008 • Leave a Comment

Itulah yang terjadi pada minggu pertama setelah lebaran…Mantap..

Kota yang setiap harinya diwarnai hiruk pikuk lalu lintas..kini sangat berbeda..
Lalu lintas lancar…sangat nyaman..
Tapi ini tentu tidak berlangsung tidak lama..
Aku berpikir, bagaimana membuat Jakarta bisa seperti ini untuk selama-lamanya..Hal yang bisa dilakukan:
1. Ada batasan pemerintah mengenai jumlah kendaraan bermotor
2. Transportasi umum, diperhatikan kenyamanan dan keamanan, dan  jam operasionalnya agar orang beralih ke trasnportasi umum. Toh , bagaimanapun memilih transportasi umum lebih murah
3  Mempromosikan naik kendaraan umum lebih nyaman (disokong tersedianya kendaaran umum yang nyaman)

Dengan 3 cara itu, sepertinya akan berpengaruh besar bagi lalu lintas Jakarta, mengurangi polusi, perjalanan nyaman, mengurangi pemanasan global, dll.

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.